Wakhinuddin’s Weblog


CRITERION-RELATED VALIDITY
Februari 12, 2010, 5:15 am
Filed under: PENELITIAN, PENGUKURAN (MEASUREMENT)

CRITERION-RELATED VALIDITY
Wakhinuddin S

Validitas kriteria (Criterion-related validity) digunakan menentukan bagaimana hasil tes memprediksi penampilan seseorang dimasa yang akan datang ( Validitas Prediktif ) atau estimilasi terhadap penampilan yang sekarang (Validitas Konkuren) terhadap satu atau beberapa nilai yang diukur ( kriteria ). Kedua validitas ini dinyatakan dengan derajat hubungan antara skor tes dan kriteria yang diukur disebut koefisien validitas. Untuk menentukan tingkat koefisien validitas ini maka koefisien korelasi dikonsultasikan dengan grafik Flanagan. Pada umumnya, jika koefisien korelasi sama atau lebih besar dari 0,30 maka tes tersebut sudah memenuhi syarat minimum mempunyai validitas.

Beberapa masalah validitas yang berkenaan dengan kriteria antara lain: penentuan kriteria yang sesuai, ukuran sampel yang tidak mencukupi (representatif), pencemaran kriteria oleh individu, keterbatasan rentang skor dan tidak reliabelnya skor kriteria (Crocker dan Algina, 1986:225-227). Untuk lebih membantu pemakai tes dalam mempertimbangkan validitas tes terhadap kriteria ini maka koefisien determinasi, kekeliruan buku taksiran dan tabel ekspektasi perlu diketahui.

Iklan


UAS PARADIGMA PENELITAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN
Februari 4, 2010, 9:13 am
Filed under: PASCASARJANA, Pendidikan

UJIAN AKHIR SEMESTER JULI – DESEMBER 2009
PARADIGMA PENELITAN DAN
EVALUASI PENDIDIKAN

PPS UNP
PENELITIAN DAN EVALUASI PENDIDIKAN
Dosen: Dr. Fahmi Rizal, MPd
Dr. Wakhinuddin S., MPd.

—————————————————————————————————-

Penjelasan:
1. Jawab soal berikut sesuai pertanyaan,
2. Take home, paling lambat kumpul hari Senin, jam 12.00 sama Didik, Wakhinuddin, Fahmi Rizal
3. Jawaban soal nomor 1-6 dibuat dalam lembar yang tersendiri (Maksimum 4 halaman folio); dan jawaban soal nomor 7-8 dibuat dalam lembar yang tersendiri pula (Maksimum 4 halaman folio).
4. Tulis pernyataan ini diakhir jawaban: Dengan ini saya menyatakan, bahwa soal ini saya kerjakan sendiri, tanpa mencontek dari teman.
5. Jawaban soal dipisahkan jadi dua bagian antara nomor 1 sampai 5 satu bagian lembaran jawaban dan 6 sampai 7 satu bagian pula.

Soal:
1. Apa yang dimaksud dengan FGD?
2. Sebutkan komponen utama pelaksanaan FGD, dan uraikan fungsinya?
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan transkrip dalam proses FGD. Kenapa selain membuat transkrip, kita juga harus merekam audio/visual, beri alasan!
4. a. Uraikan fungsi dan jenis evaluasi kurikulum?
b. Pilih salah satu Pendekatan dan uraikan cara pengembangan kriteria evaluasi kurikulum?
5. a. Jelaskan perbedaan pokok antara penilaian tes tertulis dan penilaian portofolio!
b. Jelaskan langkah-langkah perencanaan portofolio?
c. Pilih salah satu cara penilaian yang dipakai pada portofolio, beri contoh dan jelaskan kenapa pensekoran dan pembobotannya demikian?
6. a. Jelaskan pokok pikiran yang mendasari perlunya penyetaraan tes!
b. Kemukakan bagaimana kategorisasi penyetaraan tes!
c. Ceritakan prosedur ringkas penyetaraan tes!
7. a. Cresswell dan Clark menyatakan mixed research method sebagai the new approach, ungkapkan argumen filosofis yang mendasari pemikiran mereka!
b. Gambarkan teknik/desain penggabungan dan analisis data kuantitatif dan
kualitatif yang paling unggul, lalu jelaskan letak keunggulannya
c. Tulis sebuah judul penelitian gabungan dan tentukan mana desain yang paling
cocok, apakah triangulation, embedded, exploratory atau explanatory.
Kemukakan alasannya!

Selamat bekerja



UJI HOMOGENITAS VARIANSI PAKAI RUMUS BARTLETT
Februari 1, 2010, 6:11 am
Filed under: PENELITIAN

UJI HOMOGENITAS VARIANSI PAKAI RUMUS BARTLETT
Wakhinuddin

Diperoleh data sbb:
Kelompok N Variansi
A 6 10,67
B 6 10,97
C 6 32
D 6 84,67
E 6 10,67
Jumlah 30

Hipotesis:
H0 : A2 = B2 =C2 =D2 =E2
H1 : Salah satu 2 tidak sama

Jika diambil  sebesar 0,05, maka wilayah kritis dapat diperoleh dari tabel
b5 (0,05;6,6,6,6,6) = {(6)(0,6646)+ (6)(0,6646)+ (6)(0,6646)+ (6)(0,6646)
+ (6)(0,6646) } / 30
= 0,6646

Sp2 = {(5)(10,67)+ (5)(10,97)+ (5)(32)+ (5)(84,67)+ (5)(10,67)} / 25

= 29,79

bhitung = {10,675+10,975+325+84,675+10,675}1/25 / 29,79

= 0,0815

Kesimpulan :
Menerima H0 karena b hitung < b tabel yang berarti variansi kelima kelompok homogen.