Wakhinuddin’s Weblog


PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN BERBASIS KELAS PADA PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF

PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN BERBASIS KELAS PADA PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF

Oleh Wakhinuddin S.

A. Latar Belakang
Berkembang dan bertambahnya jenis dan jumlah kendaraan otomotif di masyarakat berdampak pada pelayanan (service) pekerjaan dan pendidikan kejuruan. Implikasi dalam pendidikan kejuruan, semakin kompleksnya pembelajaran dan penilaian kompetensi yang harus diajarkan kepada mahasiswa, karena adanya perubahan dalam bentuk kognitif produk, kognitif proses, keterampilan kerja dan pemahaman terhadap prinsip mekanis yang mendasari operasi mobil. Pemberian bekal pengetahuan bagi mahasiswa sebagai usaha mempersiapan tenaga kerja yang tangguh membuat adanya perubahan dalam pembelajaran dan evaluasi pembelajaran.
Penguasaan kompetensi pemeliharaan (service) kendaraan ringan dapat diketahui melalui penilaian. Penilaian selama ini sering dilakukan dalam bentuk tes tertulis (paper and pencil) dan pengamatan (observasi) saja. Penilaian merupakan bagian integral dari suatu proses pembelajaran. Dengan demikian penilaian tidak hanya untuk mengukur tingkat penguasaan siswa, terutama dalam proses pembelajaran, penilaian juga merupakan umpanbalik baik bagi guru maupun bagi siswa.
Prinsip dari penilaian hasil belajar adalah untuk memantau perkembangan pengetahuan, keterampilan, dan afektif seorang siswa. merupakan sistem transportasi sedang berkelanjutan untuk mempunyai suatu efek besar. Penilaian hasil belajar bersifat proses, atau menilai tahap demi tahap perkembangan kompetensi siswa. Kondisi penilaian pada pembelajaran teknik otomotif saat ini semakin kompleks sebagai akibat perkembangan teknologi. Dengan demikian, pembelajaran pada materi ajar teknik otomotif memiliki ciri khas tersendiri. Seiring dengan itu, penilaian yang hanya dilakukan dengan tes tertulis dan pengamatan tidak memadai untuk dapat mengungkapkan suatu proses perkembangan kompetensi siswa dalam belajar materi ajar teknik otomotif. Pada kesempatan ini yang dibahas hanya tentang penilaian hasil belajar mahasiswa teknik otomotif.
Dari evaluasi sesaat ke evaluasi terus menerus (berkelanjutan), sebagai dasar evaluasi oleh pengajar, sebagai dasar evaluasi diri oleh mahasiswa, sebagai dasar evaluasi oleh orang tua. Perubahan penekanan dari evaluasi individual ke evaluasi kelompok, mencakup: keterampilan proses dalam kelompok, hasil dari kerja sama (kolaboratif). Perubahan dari evaluasi aspek tunggal ke evaluasi multidimensional, meliputi: pengakuan bahwa mahasiswa memiliki berbagai kemampuan dan bakat, pengakuan bahwa kemampuan mahasiswa dapat dikembangkan, kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan dan menunjukkan kemampuannya yang beranekaragam.
Dari pengalaman selama ini dapat dikatakan ada lima fungsi belajar otomotif di kampus, yaitu: otomotif sebagai pembelajaran sistem, otomotif sebagai pembelajaran pemecahan masalah, otomotif meningkatkan belajar induktif, otomotif sebagai peningkatan kesadaran menghargai benda. Fungsi ini tergambar dalam tujuan program studi yang tercantum dalam tujuan program, yaitu: Tujuan Program Studi Teknik Otomotif (PS-TO) adalah; (1) Menghasilkan tenaga ahli madya (supervisor) di bidang otomotif untuk sektor kerja pembuatan dan perakitan (manufacturing/assembling) jasa penjualan/perawatan (sales/ maintenance) dan alat alat berat (heavy equipment), sebagai lulusan yang profesional, adaptif terhadap perkembangan IPTEK khususnya dalam bidang Teknik Otomotif, (2) Meningkatkan daya saing tamatan baik lokal maupun nasional dan (3) Menjadikan PS-TO sebagai lembaga inovatif di bidang Teknik Otomotif.
Kemampuan-kemampuan di atas dirumuskan dalam bentuk kompetensi berupa pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak. Kompetensi utama program studi otomotif FT UNP:
a. Mampu memahami dan menerapkan ilmu-ilmu dasar seperti fisika, kimia ke dalam perencanaan, penghitungan di bidang otomotif.
b. Mampu berkomunikasi lisan dan tertulis menggunakan Bahasa Inggris.
c. Mampu merencanakan pekerjaan, membagi tugas, mensupervisi dan mengontrol pekerjaan tenaga teknisi untuk sektor kerja manufaktur/assembling, jasa perbengkelan/penjualan, serta alat-alat berat.
Tulisan ini dilandasi keinginan untuk memberikan kontribusi dalam memecahkan permasalahan asesmen pada pendidikan kejuruan, khususnya pendidikan teknik otomotif. Direalisasikan dengan merancang perangkat asesmen berbasis kelas untuk pembelajaran teknik otomotif. Tulisan ini membahas pengembangan dan impementasi perangkat asesmen berbasis kelas yang valid, praktikal dan efektif. Istilah valid, praktikal dan efektif yang digunakan mengacu pada kriteria yang dikemukakan oleh Guskey (1999, 2000), Kirkpatrick (1987) dan Nieveen (1997, 1999). Ketiga kriteria tersebut dibatasi sbb:
• Perangkat asesmen berbasis kelas dikatakan valid atau mencerminkan “state of the art knowledge” jika perangkat tersebut oleh pakar pendidikan teknik otomotif dan pakar evaluasi dinyatakan layak digunakan untuk mengukur pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah, penalaran, komunikasi, dan koneksi mahasiswa.
• Praktikal mengacu pada kondisi di mana dosen dan mahasiswa dapat menggunakan perangkat asesmen berbasis kelas sesuai dengan kriteria yang diharapkan.
• Perangkat asesmen berbasis kelas dikatakan efektif jika dapat meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah, penalaran, komunikasi, dan koneksi mahasiswa. Di samping itu, hasil asesmen dengan menggunakan perangkat ini dapat digunakan oleh dosen-dosen teknik otomotif untuk mendeskripsikan profil hasil belajar mahasiswa secara otentik dan komprehensif.
Penelitian ini diharapkan dapat memberi wawasan dalam pembuatan dan pengembangan perangkat penilaian, terutama dalam menyampaikan ide dan cara-cara pembuatan perangkat penilaian berkelanjutan.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: