Wakhinuddin’s Weblog


PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
Mei 22, 2010, 3:50 am
Filed under: Pembelajaran

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL

Wakhinuddin S

Sebelum dosen melaksanakan pembelajaran di kelas terlebih dahulu harus menyusun Satuan Acara Perkuliahan (SAP). SAP adalah rancangan pembelajaran mata kuliah per unit yang akan diterapkan dosen dalam pembelajaran di kelas. SAP berisi skenario tentang apa yang akan dilakukan mahasiswa sesuai topik atau materi yang akan dipelajari. Rencana pembelajaran memuat komponen-komponen sebagai berikut: (1) Standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator pencapaian hasil belajar; (2) tujuan pembelajaran; (3) materi pembelajaran; (4) pendekatan dan metode pembelajaran; (5) langkah-langkah kegiatan pembelajaran; (6) alat dan sumber belajar; (7) evaluasi pembelajaran.
Dalam menyusun SAP terdapat beberapa langkah yang seharusnya dilakukan dosen, yaitu sebagai berikut:
1) Dosen mengambil satu unit pembelajaran (dalam silabus) yang akan diterapkan dalam pembelajaran.
2) Menuliskan standar kompetensi, kompetensi dasar yang terdapat dalam unit tersebut.
3) Menentukan indikator untuk pencapaian kompetensi dasar.
4) Menentukan alokasi waktu yang diperlukan.
5) Merumuskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
6) Menentukan materi pembelajaran yang akan diberikan.
7) Memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan materi dan tujuan pembelajaran.
8) Menyusun langkah-langkah kegiatan yang terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.
9) Menyebutkan sumber/media belajar yang akan digunakan secara konkret dan untuk setiap bagian/pertemuan.
10) Menentukan teknik penilaian, bentuk, dan contoh instrumen penilaian.
Sehubungan dengan hal di atas, dalam menentukan media yang dapat mendukung kegiatan pembelajaran kontekstual hendaknya memenuhi ciri-ciri, antara lain: 1) sesuai dengan tujuan pembelajaran; 2) membangkitkan minat belajar hahasiswa; 3) memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berpartisipasi aktif; 4) esensial; 5) ketersediaan; 6) kemudahan penerapannya, dan 7) kealamiahan.
Tujuan akhir sebuah pembelajaran adalah meningkatkan mutu belajar mahasiswa. Untuk memperoleh mutu belajar ini, semua komponen yang terlibat dalam proses pembelajaran harus mendukung penerapan strategi pembelajaran yang akan diterapkan. Dukungan ini semata-mata dilakukan dengan tujuan untuk membantu pendidik dan peserta didik menciptakan pengajaran yang bermutu tinggi.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: