Wakhinuddin’s Weblog


PENGEMBANGAN EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN KEJURUAN
Mei 4, 2010, 9:18 am
Filed under: EVALUASI HASIL BELAJAR, Pendidikan Kejuruan, TES

PENGEMBANGAN EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN KEJURUAN

Wakhinuddin S

Pembuatan kisi-kisi instrumen pada pendidikan kejuruan mekanik otomotif sedikit berbeda dari pendidikan umum, kejuruan selalu mempertimbangkan aspek pekerjaan dalam membuat instrumen. Baldwin membuat spesifikasi umum tujuan pendidikan industri, yaitu tujuan kognitif, persepsi, psikomotor dan ranah afektif.

Tabel : Spesifikasi umum untuk tujuan pendidikan industri

Kompetensi/ Sub Kompetensi
Kognitif
Perseptual
Psikomotor
Pengetahuan Pemahaman .Aplikasi Pengetauan .Aplikasi Pemahamn Sensasi Persepsi Bentuk Perespsi simbol Persepsi Art Persepsi Tampilan Persepsi Letak Pengantar Respon Mekanisme Respons Komplek
A B C D E F G H I J K L M N

Ranah kognitif
Pengetahuan (knowledge) (A), Pemahaman (understanding) (B). Aplikasi Pengetahuan (application of knowledge) (C). Aplikasi Pemahaman (application of understanding).
Ranah Perseptual
Sensasi (E), Persepsi Bentuk (Figure Perception) (F), Persepsi Simbol (Symbol Perception) (G), Persepsi Makna (Perception of meaning) (H), Persepsi Tampilan (Perception of performance) (I).

Ranah Psikomotorik
Persepsi (Perception) (J).
Persepsi penting langkah pertama membentuk reaksi gerak, dan membuat seseorang menjadikan sadar objek atau relasi dengan organ perasa. Persepsi bagian sentral dari suatu situasi – interpretasi – rantai aktivitas motorik tertentu.

Pengaturan (set) (K).
Pengaturan merupakan suatu persiapan penyesuaian atau kesiapan untuk berbuat.

Penuntun Respons (Guided response) (L)
Suatu langkah awal dalam pengembangan keterampilan. Penuntun respons adalah kejelasan aksi perilaku seseorang di bawa tuntunan instruktur. Prasyarat untuk menampilkan perbuatan merupakan kesiapan merespons, di sini seleksi dari respons dapat dibatasi sebagai keputusan apakah tanggapan mesti dibuat sesuai keperluan tugas. Ada dua subkategori utama, yaitu : imitasi (imitation) dan coba-coba (trial and error).

Mekanisme (Mechanism) (M)
Respons pembelajaran telah menjadi kebiasan (habitual). Pada level ini, siswa mempunyai prestasi tertentu dan tingkat keterampilan dalam tampilan suatu perbuatan. Perbuatan adalah suatu bagian dari daftar kemampuan yang mungkin merespons stimuli dan keinginan dari suatu situasi di mana respons adalah suatu kepantasan. Respons dapat lebih kompleks dari tingkat semula, dan lebih kusut karena ada beberapa pola dalam menjalankan tugas.
Respons Terbuka Kompleks (Complex overt response) (N)
Pada level ini, individu dapat melaksanakan suatu tindakan motorik kompleks, karena pola pergerakan yang diperlukan. Namun, perbuatan dapat dilaksanakan dengan baik dan efisien, pengeluaran energi dan waktu minimal.
Dari uraian di atas dapat dikatakan bahwa, suatu tes (tugas) belum tentu semua kategori dari keempat ranah dapat dimasukan ke dalam kerangka (kisi-kisi) instrumen. Karena usulan Baldwin ada yang bermakna sama. Pada penelitian ini, tes dikembangkan dari perilaku psikomotor. Keputusan ini untuk menghindari adanya tumpang tindih indikator perilaku.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: