Wakhinuddin’s Weblog


PENGEMBANGAN TUJUAN PEMBELAJARAN FORMAT GRONLUND

PENGEMBANGAN TUJUAN PEMBELAJARAN
FORMAT GRONLUND

Oleh Wakhinuddin S

Gronlund memakai ranah kognitif untuk mengembangkan tujuan kompetensi. Tujuan kognitif terdiri dari dua bagian: Bagian pertama adalah suatu pernyataan hasil umum (general outcome). Misalnya, penerapan hukum Ohm dan hukum Kirchoff pada sirkuit kelistrikan, menganalisis sirkuit kelistrikan memakai prinsip Ohm dan Kirchoff, mengsintesis informasi kerumitan hukum Ohm dan Kirchoff, dan mengevaluasi kebenaran kemungkinan solusi masalah hukum Ohm dan Kirchoff.
Hasil umum mempunyai aktivitas tersembunyi seperti: mengetahui dan memahami, dan pada hasil umum tidak ada petunjuk bagaimana mengukur prestasi siswa, untuk itu, ditambahkan tujuan khusus yang terukur.
Tabel : Format Gronlund
—————————————————————-
Hasil umum : Tujuan khusus
—————————————————————-
Setiap siswa akan memahami :
hukum Kirchoff : a. Membuat sirkuit hubungan
: sesuai hukum Kirchoff
: b. Memecahkan masalah sirkuit
: hukum Kirchoff
——————————————————————-

Format Gronlund lebih cocok untuk mengukur pengetahuan kerja. Format Gronlund cenderung dipakai pada sekolah umum, yang bersifat penemuan, berbeda pada pendidikan kejuruan yang cenderung bersifat aplikasi.


1 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Very nice post. I just stumbled upon your blog and wished to say that I have truly enjoyed surfing around your blog posts.
In any case I will be subscribing to your feed and I hope you write again very soon!

Komentar oleh Oyunu




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: