Wakhinuddin’s Weblog


MENGUNGKAPKAN PERSEPSI ORANGTUA SISWA DAN GURU (abstrak)
Februari 17, 2009, 5:31 am
Filed under: EVALUASI PROGRAM DAN LEMBAGA

MENGUNGKAPKAN PERSEPSI ORANGTUA SISWA DAN GURU

TERHADAP PENDIDIKAN   DASAR   GRATIS   DI BUKITTINGGI

Wakhinuddin S (1)

Abstrak



[1] Dr. Wakhinuddin S adalah dosen PPs dan FT UNP; Monev and Research Program spcialist , koordinator study free basic education wilayah kota Bukittinggi yang dibiayai Bapenas-Bank Dunia.

Pemerintah pelaksana amanat UUD 45 berusaha membuat pendidikan dasar gratis, namun terkendala keterbatasan dana. Pendidikan di Bukittinggi merupakan barometer di Sumatera Barat, dan  penyelenggaraan pendidikan dasar di Bukittinggi dibiayai anggaran pendidikan daerah dan Pusat (BOS), telah dikucurkan ke sekolah. Namun, itu tidak otomatis dapat meningkatkan kinerja sekolah. Untuk mengetahui sejauh mana persepsi masyarakat tentang pendidikan dasar gratis dilakukan penelitian ini. Pendidikan dasar gratis yang memenuhi standar pelayanan minimal, biaya investasi dan operasional penyelenggaraan pendidikan ditanggung pemerintah. Pemberian insentif program pendidikan gratis ini, oleh pemerintah  merupakan cara mengatasi kemiskinan. Kecenderungan berperilaku disebabkan persepsi, orangtua siswa yang mengalami langsung pembiayaan sekolah anak, memiliki persepsi positif dan negatif tentang pendidikan. Ada tiga masalah penelitian: 1. Apa persepsi ke empat kelompok terhadap pendidikan dasar gratis? 2. Apa-apa saja persepsi berbeda dari keempat kelompok? 3. Apa-apa saja persepsi yang sama dari keempat kelompok? Tujuan penelitian mengungkapkan, persepsi Orang tua siswa terhadap pendidikan dasar gratis dari keempat kelompok. Penelitian ini kualitatif-partisipan, pengumpulan informasi menggunakan metode Focus Discussion Group (FDG). Populasi, orangtua siswa SD dan SLTP Bukittinggi. Teknik sampling memakai metode cluster random sampling. Ada empat kelompok peserta  FDG, yaitu kelompok orangtua kaya, orangtua menengah, orangtua miskin, dan kelompok praktisi pendidikan, jumlah sampel 48 orang. Data dianalisis secara kualitatif, dalam bentuk transkrip dan tabel kategori. Hasil penelitian, semua orangtua dan praktisi pendidikan merasakan berat beban biaya sekolah, iuran untuk kepentingan anak disesuaikan kemampuan orangtua, bantuan pendidikan gratis dibutuhkan masyarakat miskin, pemakaian dana  pendidikan gratis diawasi masyarakat. Direkomendasikan, pemerintah hendaklah melaksanakan pendidikan dasar gratis, ini merupakan batuan buat orang miskin, pemerintah hendaklah mengatur pemungutan iuran di sekolah.

 

Kata kunci: Persepsi, kemiskinan, program, pendidikan dasar, orangtua.

Lebih lengkap : ada transkrip, instrumen dll hubungi 08159544229


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: