Wakhinuddin’s Weblog


PERENCANAAN PENILAIAN PROGRAM
Agustus 24, 2007, 4:00 am
Filed under: Uncategorized

PERENCANAAN PENILAIAN PROGRAM

DAFTAR ISI

Pendahuluan

Fokus Evaluasi

            Apa yang akan dievaluasi?

            Apa tujuan evaluasi?

            Siapa yang akan menggunakan evaluasi?

Bagaimana mereka menggunakannya?

            Apa pertanyaan evaluasi yang dicari untuk menjawab?

            Apa informasi yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan?

                        Indikator

                        Jenis of informasi: Numerik dan narasi

            Kapan evaluasi dibutuhkan?

            Apa sumber yang dibutuhkan – waktu, biaya, komunitas

Pengumpulan Informasi

            Apa sumber informasi yang akan digunakan?

            Apa metode pengumpulan data yang akian digunakan?

            Apa prosedur pengumpulan yang digunakan?

Penggunaan Informasi

            Bagaimana data dianalisis?

            Bagaimana informasi diinterpretasikan – oleh siapa?

            Bagaimana evaluasi dikomunikasikan dan disebarkan?

Manajemen Evaluasi

            Implementasi perencanaan: Jadwal dan tanggung Jawab?

                        Pembiayaan

                        Penyelesaian perencanaan

Daftar Pustaka

Apendiks

       

Pendahuluan

Dalam pelaksanaan evaluasi belum ada cetak biru atau resep yang baik. Karena istilah evaluasi pokok persoalan membedakan interpretasi, suatu program dapat dievaluasi dengan bermacam cara. Banyak professional mengevaluasi program mereka terus menerus berbasis pada umpan balik dan observasi. Hasil informasi sering sangat berguna dan kemungkinan semua yang dibutuhkan relevan dengan program dan efisiensi operasi. Kita dapat memperkaya nilai informasi dari suatu program bagaimanapun, seandainya kita ingin tekuni kelayakan dan dan perencanaan suatu prose evaluasi. Sebagai suatu istilah ‘evaluasi program’ menjelaskan suatu proses berpikir focus pada pertanyaan dan topik mengenai, pendekatan pengumpulan informasi, dan analisa dan penafsiran informasi untuk pemakaian khusus dan tujuan.

Buku dirancang untuk membantu merencanakan suatu evaluasi program, yang diorganisir dalam empat bab utama:

q       Fokus Evaluasi

q       Pengumpulan informasi

q       Penggunaan informasi

q       Pengaturan evaluasi

Setiap bab diiringi pertanyaan dan pertimbangan untuk dapat diadopsi sesuai kebutuhan dan situasi.

Dapat suatu evaluasi lebih hanya sekedar pengumpulan informasi. Itu mencakup refleksi dari pertanyaan seperti:

q       Apa tujuan suatu evaluasi?

q       Apa yang ingin diketahui?

q       Apa menarik dari informasi?

Jawaban pertanyaan ini kritis seandainya evaluasi dijalankan menggunakan infromasi. Buku ini membantu anda berpikir tentang dan menjawabnya dan pertanyaan lain lain yang direncanakan suatu program.

                                     

BAB IFOKUS SUATU EVALUASIApa yang akan dinilai?

Batasan apa yang akan maksud dinilai. Ini tidak mudah tergantung atas bagaimana kejelasan batasan suatu program. Untuk contoh, anda berkeinginan mengevaluasi suatu program manajemen keuangan. Pikirkan tentang  tujuan dan konten program. Apakah anda ingin menilai keseluruhan program atau hanya komponen utama program? Ringkasnya  uraikan apa yang ingin dinilai – tujuan, hasil yang diharapkan (expected outcomes), ingin manfaat dan aktivitas. Apa yang direncanakan berkaitan antara ekstensi input dan keinginan hasil?

Usaha evaluasi seharusnya sesuai usaha program. Dalam beberapa hal, anda kemungkinan hanya berkeinginan mengungkapkan bagaimana komunitas merespon gaya mengajar, atau bagaimana kepuasan mereka dengan kejadian istimewa. Dalam hal lain, anda ingin mendokumentasikan perubahan tingkah laku atau pengaruh yang meminta lebih komprehensif dan tingkat usaha. Intinya mengikat evaluasi anda sesuai progran. Jangan berharap mengukur pengaruh dari bengkel atau perubahan perilaku dari usaha medium terbatas.

Ingat, tidak semua pekerjaan ekstensi membutuhkan evaluasi formal. Evaluasi formal membutuhkan waktu, keuangan, dan sumber daya. Kadang-kadang program kurang layak materi untuk dijamin suatu evaluasi formal, atau itu mungkin terlalu mahal untuk membuktikan kebutuhan pengaruh demonatrasi. Itu mungkin saja tidak salah ketertarikan dalam penemuan.

Kami juga membutuhkan pertimbangan mitra (clientele). Masyarakat dapat letih mengisi format isian (kuesioner) sampai ahkir  sesi atau jawaban survey. Selektivitas, mempertimbangkan atau berpikir tentang apa dibutuhkan dan apa yang dibutuhkan dan apa akan digunakan.

 Apa Tujuan Evaluasi?

Dasar tujuan evaluasi adalah untuk membuat lebih memahami. Dalam lebih jauh, evaluasi program dilaksanakan luas untuk memperbaiki usaha pendidikan dan untuk menyampaikan pertanggungjawaban. Dalam aksinya, ini bertujuan menafsirkan kedalam lebih spesifik alas an untuk melaksanakan suatu evaluasi.

Apa tujuan evaluasi yang diajukan? Untuk contoh,

q       Membantu lainnya (pembayar pajak, administrator, partisipan, kolega, anggota komite) memahami suatu program atau hasilnya?

q       Memperbaiki pegram?

q       Memperbaiki pengajaran?

q       Mengukur apakah Perluasan program membuat kehidupan orang berbeda?

q       Menetapkan apakah program mahal?

q       Jawaban pertanyaan disikapi oleh pendonor dan mempengaruhi anggota komunitas?

q       Menemukan tingkatan dan jabatan yang dituntut?

q       Dan lainnya

Ini perlu jelas menyambung tujuan evaluasi. Dengan kata lain, itu akan lemah arahnya dan hasil informasi tidak menjadi bernilai sebagaimana yang diinginkan.

Siapa yang akan menggunakan Evaluasi?

Bagaimana mereka menggunakan itu?

Apakah anda pernah melengkapi suatu evaluasi dan ditanyakan, ‘Apa akan saya mengerjakan itu?’ atau diakhir suatu hasil tetapi tidak pernah sungguh menggunakan temuan? Seandainya kita ingin mengumpulkan data yang relevan dan sungguh menggunakan sumber terbatas, kita mesti berpikir tentang bagaimana kita akan mengunakan evaluasi kita serius dari mulai.

Kadang-kadang kita menggunakan suatu evaluasi hanya untuk milik kita. Umumnya, bagaimanapun, ada lain yang menginginkan atau semestinya menggunakan informasi hasil. Paling tidak kelompok daftar berikut menarik dalam hasil suatu evaluasi dari suatu program eksentensi (perluasan).

q       Masyarakat dipengaruhi oleh program baik langsung ataupun tidak langsung, seperti: partisipan, bukan partisipan, kritikus,

q       Anggota dewan pemerintah, kantor pemilihan,

q       Pemimpin komunitas,

q       Kolega, valunter, kolaborator, supporter,

q       Administrator,

q       Media,

q       Komite pejabat,

q       Donatur.

Identifikasi potensi pengguna informasi. Temukan ‘apa’ mereka ingin ketahui, dan ‘bagaimana’ mereka akan menggunakan informasi ini (lihat table 1). Seandainya anda tidak tahu, tanyakan. Ini membantu anda menjelaskan kegunaan evaluasi, membangun komitmen untuk itu dan membersihkan pertanyaan khusus evaluasi dibicarakan.

No Siapa menggunakan hasil evaluasi Apa yang ingin mereka ketahui Bagaimana menggunakan hasil evaluasi

 Keterkaitan lainnya

Pada perencanaan program, keterkaitan luas lainnya informasi suatu kejelasan evaluasi untuk lebih berkomitmen pada proses evalusi, membantu memastikan ada relevansi pertanyaan yang dijawab, dan menaikan kesempatan bahwa temuan didengar dan digunakan.

Pengguna input termasuk sepanjang evaluasi proses atau tahap khusus, seperti bila anda hanya focus tertentu, menentukan kebutuhan informasi, atau pengumpulan dan interpretasi data. Dalam tahun belakangan ini, dapat dipertimbangkan penekanan ditempatkan pada kaitannya dengan stakeholder sebagai mitra dalam evaluasi proses untuk meyakinkan bahwa informasi dikumpulkan relevan dan dikomitmenkan untuk digunakannya.

Bila kita termasuk pengguna, itu sebagai ‘pembantu’ atau ‘kolektor data,’ ketika kita tetap mengontrol evaluasi. Alternatif pendekatan dalam lapangan tujuan evaluasi untuk merubah pusat pengendalian. Pendekatan partisipatori dan evaluasi pemberdayaan didapat masyarakat melaksanakan dan menggunakan evaluasi miliknya.

Suatu pendekatan pada kelompok penasehat kelembagaan atau suatu ko-sponsor dapat menjadi asset yang kuat. Ada partai dapat melayani suatu pendekatan untuk suatu evaluasi, kelihatan bahwa tugas dilengkapi dan dibantu membuat sumber yang layak, temuan menerima lebih perhatian, dan hasil disebarkan lebih luas.

 Apakah pertanyaan akan mencari  jawaban evaluasi?

Membuat daftar pertanyan dan topik yang kelompok atau individu mempunyai daftar untuk mengerjakan. Sebagai anda mengerjakan, penilaian elemen program. Kadang-kadang program berubah impelementasinya; kadang-kadang tidak semua perhatian aktivitas dipengaruhi. Batasan didekati pertanyaan untuk menjawab dengan suatu evaluasi tergantung pada pengetahuan tentang program.

Berikut tabel daftar beberapa jenis pertanyaan disampaikan pada siklus pengembangan.

Tabel 2: Pertanyaan lebih jauh tentang pengembangan program

Aspek

Pertanyaan

Hasil/dampak

Ø      Apakah pekerjaan orang berbeda menghasilkan program?

Ø      Siapa memanfaatkan dan bagaimana?

Ø      Apakah kepuasan partisipan dengan apa yang mereka dapat dari program?

Ø      Apakah prestasi program bernilai bagi sumber pemodal?

Ø      Apakah masyarakat belajar, memperoleh, berprestasi?

Ø      Apa social, ekonomi, dampak lingkungan (positif dan negatif) pada masyarakat, komunitas, dan lingkungan?

Ø      Apa kekuatan dan kelemahan program?

Ø      Yang mana aktivitas menyumbang banyak dan mana yang sedikit?

Ø      Apakah, seandainya, tidak berharap atau efek negatif?

Ø      Bagaimana program merespon kebutuhan utama?

Ø      Seberapa efisien penggunaan sumber pelanggan dan lembaga?

Implementasi program

Ø      Apakah rpgram terdiri dari akvitas atau kegiatan?

Ø      Apakah metode distribusi digunakan?

Ø      Siapa penghasil actual program dan bagaimana mereka mengerjakannya?

Ø      Siapa berprestasi dalam aktivitas? Apakah setiap individu mempunyai akses yang setara?

Ø      Aapakahy ada pengembangan peran; siapa kontrbusi lainnya?

Ø      Apakah sumber dan input dilengkapi?

Ø      Seberapa banyak sukarelawan terlibat dan apa peranan dalam pekerjaan?

Ø      Apakah keuangan dan sumber staf memenuhi syarat?

Konteks

Ø      Seberapa baik program sesuai dengan latar belakang local? Dengan kebutuhan pendidikan dan gaya pembelajar untuk target pesereta?

Ø      Apakah dalam lingkungan sosio-ekeonomi-politik menghambat atau menyumbang susksesnya program?

Ø      Apakah kondisi lapangan memberi dan apa yang berubah?

Ø      Siapa pekerjaan lain pada hal yang sama? Apakah ini duplikasi?

Ø      Siapa kooperator? Siapa kompetitor?

Kebutuhan

Ø      Apa kebutuhan pekerjaan yang memperluas pendidikan?

Ø      Apa karakteristik populasi target?

Ø      Apa asset dalam konteks local dan jumlah kelompok target dapat dikembangkan?

Ø      Apa praktis sekarang?

Ø      Apa perubahan masyarakat kelihatan mungkin atau perlu?

Ø      Apakah ada panduan usaha pendekatan?

Apakah engkau pikirkan tentang pertanyaan yang engkau inginkan jawabbannya, itu mungkin membantu engkau menilainya dengan hirarki Bennett (lihat table 3). Pertama sekali digunakan pada tahun 1970an.  Itu diperbaharui untuk dipakai pada pengembangan untuk perencanaan suatu program. Ada tigha level terrendah dipertimbangkan pada implementasi  program dan empat level atas pada hasil program. Kelogisan hirarki pada pengembangan program, antara lain:

1.      Sumber dilaksanakan

2.      aktivitas diharapkan untuk mendapatkan,

3.      partsipasi sejumlah peserta,

4.      Partisipasi reaksi pada aktivitas peogram dan efeknya,

5.      Pembelajaran – pengetahuan, oponi, skill dan aspirasi, Pembelajaran terus, masyarakat mendapat,

6.      aksi yang membantu prestasi,

7.      dampak – social, ekonomi, dan perubahan lingkungan.

Tabel 2: Pertanyaan meningkatkan program

Tentang hasil dan dampak:

Ø      Apa orang mengerjakan hasil program?

Ø      Siapa memanfaatkannya dan bagaimana?

Ø      Apakah pertisipasi puas dengan apa yang mereka dapat dari program?

Ø      Apakah penyelesaian program bernilai sumber investasi?

Ø      Apakah masyarakat belajar, untung, dan selesai?

Ø      Apakah ada dampak social, ekonomi, lengkungan pada masyarakat, komunitas, atau lingkungan (positif atau negatif)?

Ø      Apa kekuatan dan kelamahan program?

Ø      Yang mana aktivitas menyumbang banyak atau sedikit?

Ø      Apakah ada efek negatif (secondary) yang tidak diperhatikan?

Ø      Bagaimana mengerjakan respon program kebutuhan inisiatif?

Ø      Bagaimana efisiensi sumber pelanggan dan lembaga digunakan?

Tentang Implementasi Program

Ø      Apakah program terdiri dari aktivitas?

Ø      Apakah penyebaran metode digunakan?

Ø      Siapa hasil actual program dan bagaimana mengerjakan lebih baik?

Ø      Siapa berpatisipasi dalam aktivitas?

Ø      Apa peranan perluasan; sumbangan dari lainnya?

Ø      Apakah sumber dan masukan dihimpun?

Ø      Bagaimana valunter dilibatkan dan apa peranan mereka bermain?

Ø      Apakah sumber keuangan dan staf memadai?

Tentang Konteks Program

Ø      Bagaimana kesesuaian program dengan latar local? Dengan kebutuhan pendidikan dan gaya mengajar target peserta?

Ø      Apa kondisi social ekonomi politik menyumbang keberhasilan program?

Ø      Apa latar memberi dan apakah dapat diubah?

Ø      Siapa kerja lain memperhatikan hal yang sama? Apakah ada duplikasi?

Ø      Siapa kooperator dan kompetitor?

Tentang Kebutuhan Program

Ø      Apa kebutuhan dikerjakan didekati melalui pendidikan?

Ø      Apakah karakteristik populasi target?

Ø      Apakah asset konteks local dan jumlah kelompok target dapat dibangun?

Ø      Apakah praktis sekarang ini?

Ø      Apakah perubahan masyarakat tampak memungkinkan dan penting?

Ø      Apakah suatu panduan usaha tepat?

  
 

                         

Saat engkau berpikir tentang pertanyaan yang ingin dijawab, itu dapat membantu menilai dengan hirarki Bennet (lihat table 3). Pertama kali digunakan pada tahun 1970an, terus berlangjut hingga sekarang dan digunakan dalam perluasan untuk merencanakan dan evaluasi. Tiga level terendah focus pada implementasi program sedangkan empat level atas aspek hasil program. Kelogisan dari hirarki adalah yang dalam perluasan program dicurahkan sebagai berikut:

  1. Sumber untuk melaksnakan
  2. Aktivitas untuk mendapatkan
  3. Partisipasi sejumlah target audiens
  4. Reaksi Partisipasi pengaruhnya pada aktivitas program
  5. Pembelajaran – pengetahuan, opini, keterampilan, dan aspirasi. Mulai pembelajaran, masyarakat mendapat
  6. Aksi yang membantu prestasi
  7. Pengaruh – perubahan sosial, ekonomi, lingkungan

          
 

v     Bukti hasil adalah terkuat menggunakan hirarki

v     Kesukaran dan pembiayaan didapatkan fakta meningkatkan menggunakan hirarki

v     Evaluasi ditekankan dengan menunjukan bukti pada beberapa tingkat hirarki

v     Informasi dari lever terendah membantu menjelaskan hasil pada level atas yang lebih lama.

Tip       

Diakui, hirarki Bennet suatu representasi sederhana dari program dan tidak diindikasikan pada peranan lingkungan social, ekonomi dan politik dipakai dalam pengendalian program luas. Tetapi penggunaan hirarki ini dapat membantu menguraikan logika program dan kaitan dari input hingga hasil akhir. Untuk contoh, suatu program menunjukan fakta selesai pada level seperlima sebelum praktis diubah, aksi ambil atau perbaikan komuniti jangka panjang dibuat.

7. Kondisi – social, ekonomi dan lingkungan bertujuan pada hasil akhir, dampak atau manfaat program; manfaat publik dan publik.

6. Aksi – Pola perilaku dan prosedur, seperti pengambilan keputusan.

5. Pembelajaran – pengetahuan (kesadaran, pemahaman, kemampuan mental); opini (pandangan, perspektif, sudut pandang); keterampilan (kemampuan verbal dan fisik); aspirasi (ambisi dan harapan).

4. Reaksi – Tingkat minat; perasaan pada program; minat positif atau negatif pada topik pekerjaa; penerimaan aktivitas kepemimpinan, dan aktrasi metode pendidikan aktivitas program.

3. Partisipasi – Jumlah masyarakat yang dicapai; karakteristik/keragaman masyarakat; frekuensi dan intensitas kontak/partisipasi.

2. Aktivitas – Peristiwa, penggunaan metode pendidikan, materi berpikir; media kerja, aktivitas promosi.

1. Sumber – Waktu staf dan velunter; gaji, perlengkapan, dan perjalanan.

  

                  
 

Banyak pengembangan profesi memperhatikan hasil (outcomes) dan dokumen bukti yang yang programnya membuat kehidupan masyarakat berbeda. Tetapi pemahaman hasil menuntut lebih dari hanya hasil akhir dokumentasi. Kapan itu terjadinya, kita tinggalkan apa yang disebut pendekatan ‘kotak hitam’ (black box) pada evaluasi – Kita mencatat hasil tetapi kita tidak tahu apa menuntun mereka. Contoh, penggunaan pre-tes dan pos-tes menunjukkan berepa kejadian (kita harap) – bukan bagaimana atau kenapa atau peran yang dikembangkan. Apa aktivitas?  Apa sumbangan pengembangan? Apa faktor-faktor dalam konteks sosioekonomi atau implementasi proses mempengaruhi hasil (outcomes)? Mengidentikasi komponen yang dibutuhkan untuk eksplorasi relatif untuk program atau situasi. Pada minimum, peranan dokumentasi pengembangan dan sumber inventasi kritikal untuk dievaluasi.

Program perencanaan pengembangan mesti hasil positif tertentu. Walaupun, kejadian anti antisipati mungkin terjadi yang berhasil positif, negarif atau hasil netral. Sebagai contoh, suatu program dikembangkan suatu pusat rekreasi pada jalan kotor dan ribut; atau suatu pengembangan program ekonomi mungkin berhasil dalam kedatangan investor baru ke kampung yang menggantikan bisinis local. Atau, ada kemungkinan harapan positif tidak diharapkan bermanfaat dari hasil yang direncanakan. Pemikiran tentang apa beberapa efek program lainnya dari program anda memungkinkan. Kreasi suatu evaluasi bahwa akan siap memperbaiki hasil yang tidak diharapkan.


2 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Setuju Tika..!!! segala sesuatu hendak dimulai dari Pengertian, dan definisi. Sehingga dapat dibatasi dan diukur.

Thank you

Komentar oleh wakhinuddin

Ass Pak, saya tadi baca penjelasan bpk, tapi sayangnya ada tulisan yang tidak jelas (penjelasan sesudah kelogisan hirarki pada pengembangan prog) jadinya saya masih kurang “ngeh” pak. O iya pak, kira-kira kalau kita buat thesis ttg ev prog susah dan ribet ga pak? apa lagi saya rencananya mau buat thesis ttg ev prog PBL yang masih jarang dan cari buku referensinya agak susah, kira0kira solusinya gimana pak? tolong ya pak kasih saran, biar tamatnya cepat, he3x

Komentar oleh meilanne




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: