UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN
Oleh Wakhinuddin S
1. Pengujian Validitas Butir
Untuk menguji validitas butir instrumen (X1) menggunakan korelasi Product Moment dari Pearson yang rumusnya adalah sebagai berikut:
N XY – (X) (Y)
rxy = ———————————————-
NX2-(X)2 NY2- (Y)2
Keterangan:
rxy= Koefisien korelasi skor butir (X) dengan skor total (Y)
N= Jumlah sampel (responden)
Untuk pengujian validitas butir tes hasil belajar (Y) digunakan rumus Biserial Point, yaitu:
Xi – Xt pi 1/2
rpb(i) = ——— (—-)
st qi
Keterangan:
rpb(i) = koefisien korelasi biserial point antara skor butir dengan skor total
Xi = rata-rata skor total responden yang menjawab benar butir ke-i
Xt = rata-rata skor total semua responden
St = standar deviasi skor total
pI = proporsi jawaban yang benar butir i
qI = proporsi jawaban salah butir i
2. Pengujian Reliabilitas
Untuk menentukan reliabilitas instrumen (X1) digunakan rumus Alpha Cronbach, yaitu:
k Jumlah varians skor butir
Y = — (1 – ———————— )
k Varians skor total
Keterangan :
kk = Koefisien reliabilitas instrumen
k = Banyaknya butir pernyataan
Si2 = Jumlah varians skor butir
S t2 = Varians skor total
Selanjutnya untuk menetukan reliabilitas tes (Y) digunakan rumus Kuder Richadson (KR-20), yaitu:
k jumlah varians skor butir
r = —— ( 1- ————————- )
k – 1 varians skor total
Keterangan:
r = koefisien reliabilitas
k = cacah butir
St2 = varians skor total
piqi = jumlah varians skor butir
pi = proporsi jawaban yang benar butir i
qI = proporsi jawaban salah butir i
Untuk menentukan diterima tidaknya setiap butir pertanyaan yang dianalisis, diperlukan kriteria analisis, baik kriteria mengenai pengujian validitas maupun reliabilitas.
Dalam pengujian validitas instrumen, taraf nyata yang digunakan adalah 0,05. Butir pernyataan dikatakan valid, jika koefisien korelasi Product Moment (rxy) atau rhitung lebih besar dari pada rtabel, sesuai taraf nyata yang telah ditentukan umpamanya dengan N = 40. Sesuai kriteria di atas, diperoleh besaran r-tabel adalah 0,312.
11 Komentar sejauh ini
Tinggalkan Komentar
saya sangat berterima kasih… alangkah baiknya jika rumus yg ditulis dalam bentuk gambar. yg sy lihat sekarang hanya kotak2 kosong malah jadi ngak paham
Komentar oleh r4d3n Oktober 27, 2009 @ 9:37 pmOyaaa, gitu..ya…
Komentar oleh wakhinuddin Oktober 28, 2009 @ 6:49 amNanti saya coba pake jpg, cuma wp kadang-kadang gak dapat menampilkannya.
Ya, dech..saya coba ganti.
ilmu anda sangat berguna bagi saya untuk penelitian, tapi bagaimana kalau ada juga aplikasinya dengan menggunakan program SPSS, dengan menampilkan contoh, cara input ke SPSS, hasil dan cara membacanya. terimakasih banyak atas ilmunya.
Komentar oleh Siska YD Maret 16, 2010 @ 6:01 ammaaf mau tanya, uji validitas dan reliabilitas ini dilakukan pada seluruh responden atau sebagian responden????
Komentar oleh diah Desember 18, 2010 @ 10:47 amAmbil di luar sampel….
Komentar oleh wakhinuddin Desember 21, 2010 @ 6:09 amada gag sich, kriteria untuk menetukan validitas???
Komentar oleh Isty Januari 3, 2011 @ 12:58 pmmisalnya untuk nilai r hitung 0,32 itu termasuk valid, sagat valid atau kurang valid…
soalnya teman saya ada yang bimbingan skripsi tapi dosen meminta kriteria seperti yg saya sebutkan tadi, dan belum menemukan.
Liat t tabel sesuai dengan banyaknya sampel (n) penelitian ato cari buku Gay : methode research…Okay smoga sukses…
Komentar oleh wakhinuddin Januari 4, 2011 @ 9:00 amkalo cuma kosong begitu begitu gak paham haruse disertai contoh langsung gak cuma rumus
Komentar oleh bexty susy Januari 29, 2013 @ 12:29 amTrims tulisannya pak
Komentar oleh naruson Februari 3, 2013 @ 5:32 pmY
Komentar oleh wakhinuddin Februari 4, 2013 @ 1:01 pmPerhatikan penskalaannya,
Komentar oleh wakhinuddin November 5, 2009 @ 4:52 amRotasi kerja skalanya bagaimana? (0, 1), (0, 1, 2, 3, 4) atau dikotomi atau politomi
Skala Motivasi biasaya politomi atau interval?
Perhatikan referensi ttg : KR 20 dan KR 21, untuk validitas. Mana yang cocok dengan penskalaanya….!!!!?
Okay.